Tarian Wonderland Indonesia Mewarnai Pentas Baca
Bertempat di sebuah aula masjid Al Kautsar daerah Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat pentas baca dan lomba mewarnai diselenggarakan oleh biMBA-AlUEO unit Griya Yasa Lestari pada Sabtu , 18 Maret 2023. Acara dibuka oleh bu Suci, salah satu motivator unit tersebut yang pagi ini bertindak sebagai MC. Acara awal di dibuka dengan berdo'a , yel-yel biMBA lalu dilanjutkan dengan sebuah tari kreasi yang didasarkan pada budaya beberapa daerah, seperti Aceh, Minang dan Kalimantan serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.
Tarian tersebut cukup penarik perhatian para hadirin yang
terdiri dari anak-anak biMBA dan orangtua mereka masing-masing serta beberapa
terlihat adik, kakak dan sanak saudara dari para murid biMBA. Jumanaklah murid
yang hadir tidak kurang dari 120, sehingga jumlah keseluruh mendekati jumlah
300 orang. Tarian yang bertajuk Indonesia Wonderland memang menarik. Karena
selain kostum yang dikenakan menampilkan beberapa daerah yang telah disebutkan
di atas tetapi warnanya pun cukup cerah ditambah gerakan -gerakan tarian yang
tampak dinamis. Tentu gerakan tersebut dilatih oleh seorang kareografer yang
cukup baik. Memang di sana -sini kadang gerakan masih ada kekurangan terutama
kekompakan, namun bagi anak seusia mereka sudah cukup baik. Tak jarang para
hadirin memberikan aplous tanda salut atau kagum. Penampilan tarian ini
pertanda kecintaan kepada tanah air yang telah ditanamkan sejak usia dini.
Sambutan dari kantor pusat dilaksanakan oleh relawan Humas
yaitu, Wiwi Yunianto. dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa biMBA-AlUEO
membimbing anak memiliki minat baca dan belajar secara instrisik atau minat
yang timbul dan tumbuh berkembang dari dalam diri anak itu sendiri. Minat ini
sangat penting karena jika seorang anak yang sudah memiliki minat belajar, maka
orangtua tinggal mengarahkan saja tidak perlu lagi memaksa agar anaknya mau
belajar. Belajar bagi seorang anak yang telah tumbuh dan berkembang minatnya
adalah sebuah tantangan yang harus dijawab, bukan beban yang harus dihindari.
Sementara itu kepala unit biMBA-AlUEO unit Griya Yasa
Lestari, ibu Debby Mafriana dalam sambutannya menyampaikan bahwa pentas baca
dan lomba mewarnai merupakan ajang silaturahmi antara komponen dalam komunitas
biMBA di sebuah unit. Disamping itu pentas baca dan lomba mewarnai adalah
sebuah wadah untuk menampilkan kemampuan tiap anak biMBA.
Tesimoni di sesi berikutnya disampaikan oleh dua orangtua
murid seorang ibu dan seorang ayah dari keluarga yang berbeda tentu saja.
Seorang ibu, orangtua murid dari Iona Nouvalin Hawa Mulyadi menyampaikan bahwa
anaknya awal masuk bicaranya belum jelas. Belajar di biMBA berjalan satu bulan
sudah mulai bisa bicara dan mengenal huruf dan angka walau secara sedikit. Sementara
seorang ayah bernama Thony Setiawan adalah orangtua murid dari Thalita Hasna
Kayyisa dan Tanisha Khirwa Damitsa. Pak Thony Setiawan menyampaikan bahwa
metode belajar di biMBA memang terbukti membuat anak cepat bisa baca. Pak Thony
bahkan mencontohkan verbal kata "BUDI" dengan sangat lancar bak
seorang motivator biMBA.
Pentas baca dan lomba mewarnai unit Griya Yasa Lestari ini
menampilkan sederet acara, seperti pentas baca yang dibagi beberapa sesi dan
disesuaikan dengan level, lomba mewarnai yang terdiri dari dua kategori, usia 3
sampai 4 tahun dan 5 sampai enam tahun, berbagai hiburan tari-tarian, senam,
testimoni orangtua murid, sambutan dan hiburan badut yang memang seringkali
ditunggu-tunggu oleh anak-anak biMBA serta pembagian tropy dan goody bag
diakhir acara (Wy)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar