Halaman

4 September 2018

Pentas Baca & Lomba Mewarnai biMBA-AlUEO Unit Parung Jaya

Salah satu murid tengah membaca 

Baru kali ini kami menyelenggarakan  Pentas Baca dan Lomba Mewarnai. Tentu di sana – sini masih ada hal yang kurang memadai, baik itu cara penyelenggaraan maupun tempat penyelenggaraan itu sendiri…” , itulah salah satu hal  yang dikatakan oleh Ibu Dwi Amalya Agustine, kepala unit biMBA-AlUEO Parung Jaya dalam sambutannya, disamping juga rasa bahagia karena acara tersebut mendapat sambutan baik oleh murid-murid biMBA dan orangtua mereka maupun para peserta lomba dari TK atau pun PAUD di lingkungan setempat.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Divisi Humas biMBA-AlUEO pusat, Wiwi Yunianto meyampaikan bahwa perkembangan biMBA-AlUEO sangat cepat. Tujuh tahun silam jumlah cabang barulah 150 unit namun saat ini telah berkembang di atas 2000-an unit. Hal ini tidak lain karena manfaat  biMBA – AlUEO yang sangat baik dirasakan oleh murid dan orangtuanya. Sehingga keberadaannya pun diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia. Kepala Divisi Humas  ini pun menyakini jumlah murid biMBA-AlUEO Unit Parung Jaya yang terletak di daerah Karang Tengah , Tangerang ini akan mengalami perkembangan yang pesat dalam waktu yang  tidak akan lama lagi.

Acara Pentas Baca dan Lomba mewarnai yang di selenggarakan pada Sabtu, 20 Agustus 2016 ini diikuti oleh empat puluh delapan murid biMBA dan tidak kurang dari dua puluh lima murid TK dan PAUD lingkungan setempat. Deretan acara yang ditampilkan selain sambutan juga ada senam penguin yang dipandu oleh Kepala unit dan dibantu oleh para motivatornya serta diikuti oleh seluruh peserta, pentas tari oleh murid-murid biMBA, pentas baca dan lomba mewarnai. Acara yang dimulai sekitar jam sembilan pagi itu berakhir dengan pengumuman juara lomba dan penyerahan piala juara dan piala peserta juga goody bag sekitar pukul dua belas siang hari. (Wy)

Ibu Dwi, Kepala unit biMBA-AlUEO Parung Jaya tengah memberi sambutan


                                                      Wiwi Yunianto, Kadiv Humas biMBA-AlUEO kantor pusat                                                        tengah menyampaikan sambutan

Murid-murid biMBA-AlUEO unit Parung Jaya tengah mengikuti lomba mewarnai


Bapak Yusup Prihandono, mitra unit Parung Jaya berkenan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.



3 September 2018

Membuka Unit biMBA-AlUEO Untuk Berbagi Manfaat



Dari Launching Unit Kayu Putih

Bapak Adam Saiffudin, orangtua murid biMBA-AlUEO tiga tahun belakangan  telah menjadi mitra biMBA-AlUEO Unit Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Bapak Adam begitu keranjingan ingin mengembangkan biMBA.  Sejak awal menjadi mitra sudah bertekad akan mengembangkan biMBA dengan membuka unit baru setiap dua tahun sekali.

“ Sebenarnya , saya terlambat satu tahun membuka unit Kayu Putih ini,” begitu pengakuan Pak Adam saat memberi sambutan dalam launching unit Kayu Putih, Pondok Cabe Illir, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 10 September 2016 yang lalu.

Pak Adam begitu semangat mengembangkan biMBA-AlUEO dengan membuka unit baru, karena beliau sudah menerima dan merasakan mafaatnya bagi murid dan orangtuanya. Saat itu anak Pak Adam dalam kurun waktu sembilan bulan belajar di biMBA,  telah lancar membaca surat kabar. Dari situlah Pak Adam ingin juga memberi manfaat biMBA kepada orangtua yang memiliki anak usia dini di banyak tempat. biMBA-AlUEO Unit Kayu Putih yang merupakan unit ke -2139 adalah unit ke-2 yang dibuka oleh Pak Adam.  

Acara launching yang berlangsung sejak pukul 09.45 WIB hingga tengah hari itu  selain dihadiri oleh keluarga besar Bapak Adam, juga dihadiri oleh para motivator unit Pondok Cabe, tim peliput majalah Sahabat biMBA dan biMBA TV, perwakilan kantor pusat biMBA, para undangan /tokoh masyarakat setempat serta para orangtua murid. Meskipun  baru hitungan hari dibuka pendaftaran,biMBA-AlUEO unit Kayu Putih telah memiliki murid sebanyak tujuh belas anak.

Dalam sambutannya di acara tersebut , perwakilan kantor pusat, Kepala Divisi Humas menyampaikan bahwa membimbingan murid dengan hati akan menimbulkan suasana yang menyenangkan dalam belajar. Hal itu membuat murid akan merasa nyaman dalam menerima bimbingan sehingga dalam penyerapannya pun akan optimal. Sementara itu Bu Niken, trainer biMBA-AlUEO pusat pun menambahkan bahwa coba gratis berguna untuk memantapkan keyakinan calon orangtua murid untuk menitipkan anaknya di biMBA-AlUEO.

Menjelang akhir acara launching dilakukan pemotongan tumpeng oleh Pak Adam yang kemudian diserahkan kepada ibundanya.  Seluruh rangkaian acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh ustad setempat. (Wy)

Bu Niken Retno Susilawaty,  Trainner tengah memberi penjelas 

Mitra biMBA-AlUEO Unit Kayu Putih, Bapak Adam Saefudin tengah memotong tumpeng.

Bapak Adam Saefudin tengah menyerahkan potongan tumpeng kepada ibunda tercinta.

                               Tim Peliputan dari kantor Pusat biMBA-AlUEO berpose bersama                     mitra dan KU serta para motivator unit Kayu Putih.