Teman saya ragu untuk menerima
pinangan seorang pemuda yang selama ini dikenal sebagai orang yang baik
prilakunya. Teman saya itu menduga-duga , kalau-kalau masa lalu pemuda itu
tidak baik,sehingga Tuhan tidak meridhoi kehidupannya. Hal itu terbukti dengan
keadaannya saat ini yang belum juga mencapai sukses. Sementara teman-teman
pemuda itu rata-rata telah mengenyam kesusksesan sejak lama.
Teman saya tersebut menyakini ada
kaitan erat antara kesuksesan dan kegagalan hidup seorang manusia dengan
prilaku baik atau buruknya. Teman saya tidak melihat dengan pikiran dan hati
jernih, bahwa ada ujian dalam kehidupan tiap manusia.
Kebanyakan dari pendapat kita,
bahwa ujian hidup bagi manusia adalah hal-hal yang dirasa tidak menyenangkan,
menyusahkan, tidak enak, penuh dengan pahit getir. Oh…tentu tidak benar
seluruhnya , walau pun tidak salah secara keseluruhan pula.
Ujian adalah apa pun yang
dirasakan, dialami atau pun dijalani oleh manusia. Enak atau tidak, pahit getir
atau pun manis, senang atau sengsara, kaya atau miskin, cantik- tampan atau pun
buruk rupa.
Menurut saya kegagalan dan
kesuksesan di dunia bukanlah imbalan perbuatan baik dan buruk manusia dari
Tuhan, melainkan ujian. Imbalan hakikinya diberikan diakhirat kelak. Jadi tidak
semestinya kita menilai prilaku seseorang di masa lalu dengan melihat fakta
kehidupannya di masa kini..(Wy 270314)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar