Halaman

26 Maret 2023

 

Pentas Baca Sebagai Pembuktian

Salah satu murid biMBA unit Dayeuh Jonggol tengah melaksanakan pentas baca yang dipandu oleh motivatornya

Saat Pentas Baca dan lomba Mewarnai biMBA-AlUEO unit Dayeuh Jonggol agak berbeda dengan unit-unt sebelumnya. Karena saat pelaksanaan cuaca sangat cerah cenderung terik. Namun karena pelaksanaannya di dalam gedung, sehingga rasa terik tak langsung terasa.

Ada sekitar seratus empat puluh anak yang hadir pada pentas baca dan lomba mewarnai yang diselenggarakan pada Sabtu, 11 Maret 2023. Meraka masing-masing didampingi oleh orangtua meeka. Baik ayah, ibu, nenek, kakek, kakakatau adiknya. Para pendamping ini bisa satu diantaranya atau pun dua atau tiga orang. Seakan mereka ingin menikmati juga acara itu. Atau pun mereka ingin menyaksikan kemampuan mereka tampil di atas panggung. Karena selain pentas baca, ada pula acara lain yang ditampilkan oleh anak-anak biMBA dengan koreografer tentu para pembing mereka pula.

Acara dibuka oleh ibu Maahyuni Rahadi, mantan motivator mobile yang kini masih sangat antusias jika diminta untuk membantu acara sebagai MC. Selain berdo'a, acara pembukaan diisi dengan verbal kata, bernyanyi LabiMBA. yel-yel yang membuat seluruh anak-anak biMBA bersemangat.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dan testimoni. Perwakilan kantor pusat biMBA-AlUEO menyampaikan pentingnya mewarnai, karena dalam kegiatan mewarnai tanpa disadari tiap peserta tengah memperoleh pelajaran mentaati aturan dan ketentuan dalam mewarnai. Sekaligus tentu mendapat pelajaran bebas dalam menentukan warna yang akan digunakan. Selain itu Wiwi Yunianto juga menyampaikan pelajaran dalam pentas baca, yaitu kemandirian dan keberanian tampil di hadapan orang banyak.Keberanian tampil dihadapan orang banyak merupakan keterampilan yang sangat penting di masa depan kala anak-anak biMBAtelah penjadi seorang pemimpin.

Sementara itu kepala unit, ibu Dwi Rini Farianti yang mendapat giliran kedua dalam memberi sambutan, menyampaikan bahwa pentas baca dan mewarnai adalah sebuah pembuktian dari apa yang anak-anak biMBA terima di dalam kelas selama ini.

Orangtua murid yang mendapat kesempatan menyampaikan testimoni adalah orangtua dari Ayasya. Ibu ini menyampaikan bahwa beliau memiliki dua anak yang belajar di biMBA. Anak pertama saat ini sudah belajar di SD. Anak pertama sebelum di SD juga belajar di biMBA. Hasil belajar di biMBA memang sangat bagus. Saat ini sang kakak menjadi juara di kelasnya. Sementara sang adik masih belajar di biMBA. Sang adik sudah mampu membaca padahal baru hitungan bulan belajar di biMBA.

Acara berlanjut dengan tampilan pentas baca yang berurut mulai dari tahapan awal, yaitu verbal kata, membaca kata , kalimat dan paragraf. Setiap pergantian sesi pentas baca diselingi dengan doorprize atau pun hiburan yang ditampilkan anak-anak biMBA itu sendiri. Selain hiburan dari anak-anak biMBA, juga ditampilkan hiburan badut yang cukup segar dan menyegarkan suasana. Anak-anak sejak awal kedatangan badut sudah begitu antusias.

Rangkaian acara pentas baca dan lomba mewarnai ini ditutup dengan pembagian piala peserta. Tiap anak pasti mendapatkan piala dan goody bag. Sehingga setiap anak akan merasa menjadi juara. (Wy)


Wiwi Yunianto, Relawan Humas tengah memberi sambutan dalam kapasitasnya sebagai perwakilan kantor pusat.




Ibu Dwi, kepala unit tengah memberi sambutan


Salah satu orangtua murid tengah memberi testimoni.

Membantu Bu Maahyuni Rahadi, memanggil orangtua murid yang beruntung nomor door prizenya keluar.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar