Antara Monas dan Perpusnas
Sedianya kedatangan rombongan pada pukul 08.00 WIB di Monas,
akan tetapi kemacetan jalan masuk dari Bogor ke Jakarta dan tiap ruas jalan di
dalam kota Jakarta menyebabkan rombongan anak-anak biMBA-AlUEO Situ Gede mengalami
keterlambatan hingga sekitar satu sengah jam. Namun begitu anak-anak biMBA
terlihat begitu ceria. Meskipun lokasi penurunan dari dua bus yang membawa
mereka tidak begitu dekat dengan lokasi tujuan. Mereka diturunkan tepat di
depan gedung Perpusnas (Perpustakaan Nasional). Kemudian mereka berjalan
beriringan yang dipandu oleh para motivator , kepala unit dan mitra
menyeberangi jalan Meredeka Selatan menuju pintu masuk Monas melalui area parkir IRTI dan pusat souvenir dan
jajanan.
Tak lama kemudian rombongan biMBA-AlUEO Situ Gede pun
memasuki pintu gerbang taman Monas dan antri di halte kereta wisata
(odong-odong) untuk menuju pintu masuk bagunan Monas. Berbagai ekspresi dan
tingkah anak-anak biMBA tampak di wajah mereka. Ada guratan lelah setelah menempuh
perjalanan. Ada yang sempat menangis, karena merasa ditinggal oleh
teman-temannya. Meskipun masih bersama ibunya yang senantiasa mendampinginya
sejak tadi. Anak ini memang tertinggal naik kereta wisata. Karena daya
tampungnya yang terbatas, sehingga anak ini bersama beberapa anak yang lainnya
harus antri lagi menunggu datangnya kereta wisata berikutnya.
Sesampainya di depan pintu masuk monumen, ternyata tidak langsung
masuk. Melainkan istirahat di atas rerumputan sambil santap siang. Setelahnya
baru antri lagi , tapi kali ini untuk memasuki monumen. Antrian menurun
menelusuri lorong bawah tanah, naik ke lagi area menuju pintu masuk diorama. Di
ruang ini tempratu udaranya sungguh berbeda di banding di luar sana. Cukup
sejuk. Banyak anak -anak dari sekolah lain, ada SD, SMP kebanyakan malah dari
luar kota. Di dalam ruang diorama ada informasi dalam bentuk boneka di
ruangan-ruangan yang menyerupai akuarium yang menggambarkan sejarah perjalanan
bangsa Indonesia. Dari pergerakan Indonesia, mempertahankan kemerdekaan
Indonesia, berbagai pembrontakan di berbagai daerah dan lain sebagainya.
Selesai berwisata di monumen nasional atau MONAS, anak-anak
biMBA-AlUEO unit Situ Gede menuju gedung Perpustakaan Nasional. Anak-anak
langsung menuju lantai 12 . Di sana di gelar acara penyambutan, stori stealing
oleh para pustakawan, berbagai sambutan hingga penyerahan plakat
kenang-kenangan oleh mitra biMBA-AlUEO, bapak Ismail Marzuki kepada perwakilan pustakawan. Sebelum anak -anak meninggalkan ruangan itu, mereka diberi
kesempatan untuk mencari buku-buku dan membacanya. (Wy)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar