Halaman

25 November 2022

Hari Guru di R.A. Al Jaronah

 


Sesampai di sekolah anak saya yang duduk di kelas sebelas (di zaman saya dulu kelas dua SMA), saya belum paham kenapa di lapangan sekolah itu berdiri tenda seperti akan ada acara. Selain itu terdengar cukup keras dari sound system  lagu Hymne Guru. Sepulang mengantar, saya pun belum paham, sesekali berpapasan atau melihat anak-anak sekolah yang membawa bucket yang berisi makanan ringan seperti coklat atau uang kertas yang dibentuk seperti bunga. Begitu indah bunga uang kertas itu, tentu yang membuatnya dengan segenap rasa simpati.

Saat mengantar anak bungsu saya yang masih duduk di bangku TK atau RA ( Raudhatul Athfal), barulah saya paham kalau hari ini Jumat, 25 Nopember 2022 adalah peringatan Hari Guru Indonesia.  Orangtua murid di RA anak saya pun mempersiapkan acara yang cukup surprise . Rencana mereka akan memberikan karangan bunga yang dibentuk dari uang kertas pecahan lima ribuan. Ada empat guru dan kepala sekolah. Jadi ada lima karangan bunga terbuat dari uang kertas yang telah disiapkan.

Saat menjelang pulang sekolah, para orangtua murid yang semuanya kaum ibu “menerobos’ masuk kelas,mengucapkan selamat Hari Guru sekaligus menyerahkan karangan bunga tersebut. Suasana seketika berubah jadi haru. Bahkan satu orang guru sempat larut dalam perasaan. Mungkin bu Guru Eva tak menyadari kalau  air matanya meleleh membasahi pipinya. Tapi anak-anak RA Al JARONA justru bergembira dalam suasana. Mereka menyampaikan ucapan selamat kepada para guru dan kepala sekolah. (Wy)




20 November 2022

Kabar dari Kota Serang Banten

 



Serang – Apa kabar dari kota Serang Banten? Tantangan utama yang dihadapi oleh hampir semua pengelola biMBA-AlUEO di berbagai daerah adalah belum sampainya informasi perihal biMBA-AlUEO pada calon orangtua murid dan masyarakat secara umum. Tantangan ini pulalah yang selama ini dihadapi oleh Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy sebagai pengelola biMBA-AlUEO Motivator Mandiri Kebon Jahe, Serang, Banten.

Lokasi yang strategis di jantung kota Serang, Banten, lebih tepatnya di Jalan KH. Abdul Hadi No. 105 samping Hotel Ratu Kebon Jahe Serang, kelurahan Cipare, kecamatan Serang, Kota Serang, Banten dengan nomor telepon : 0254 9142 177, tidak serta merta membuat biMBA-AlUEO Unit ke-619 Kebon Jahe tersebut lantas terkenal dan dibanjiri calon orangtua murid untuk mendaftarkan anaknya di sana. Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy harus berjuang sangat keras untuk mensosialisasikan sejak dibukanya unit tersebut pada 6 Oktober 2012 hingga detik ini.

Berbagai upaya dan kegiatan pun dilaksanakan, mulai dari pentas baca di unit hingga touring seperti outbound, juga beberapa kali mengadakan kerjasama dengan pihak lain dalam penyelenggaraan pameran di pusat-pusat perbelanjaan di kota Serang.

“Pemahaman orangtua pada umumnya keliru terhadap biMBA-AlUEO. Mereka mengira biMBA-AlUEO adalah calistung yang berorientasi pada hasil atau kemampuan. Padahal orientasi biMBA-AlUEO pada prosesnya yang menyenangkan bagi anak serta bimbingan minat. Sementara kemampuan adalah dampak dari hasil yang berupa minat,”demikian yang diterangkan Ibu Deasy kepada penulis.

Tidak ada usaha yang tidak menghasilkan sesuatu, begitu juga dengan usaha sangat keras Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy yang juga didukung oleh keluarga besarnya. Kini biMBA-AlUEO cabang ke-619 Unit Kebon Jahe telah menampakan perkembangannya. Meskipun tidak melesat, namun perkembangan cukup berarti, kini jumlah murid ada tujuh puluh anak dengan tiga orang motivator sebagai pembimbing dan ada tiga ruang kelas. Saat ini tengah dipersiapkan satu ruang kelas untuk English biMBA.

“Harapan kami biMBA-AlUEO yang kami kelola terus berkembang dan memberikan banyak manfaat untuk dunia pendidikan Indonesia ,” kata Bu Deasy, “Dan bisa buka cabang baru,” kata Pak Abdu Ra’uf menambahkan dan diaminkan oleh sang istri.

Kerja keras yang dilakukan oleh Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy suatu saat bukan perkara yang mustahil, jika di masa mendatang sebaran unit biMBA-AlUEO di tiap wilayah rukun warga/RW akan terwujud. Sehingga di wilayah Serang Banten tidak ada lagi anak usia dini yang tidak dibiMBAkan. Aamiin! (Wy/10 Februari 2015)

Pak Abdur Rouf dan Bu Desy di antara para motivator

Pentas Baca


Flaying Fox

Kegiatan di luar kelas







14 November 2022

biMBA-AlUEO Sangat Membantu Anak

 


Seorang anak murid biMBA -AlUEO unit KHD sedang Pentas Baca
didampingi oleh Bu Adinda Siti Sarah dan Ibu Nur Ahyana

Tidak kurang  seratus delapan puluh tiga anak dari seratus delapan puluh empat anak murid memenuhi ruang yang ada untuk mengikuti pentas baca dan mewarnai di biMBA-AlUEO unit Ki Hajar Dewantoro atau biasa disebut dengan KHD. Sejak pagi secara bergelombang murid-murid biMBA berdatangan dengan diantar oleh orangtua atau pun orang yang biasa mengantarkan mereka. Ruang samping dan belakang biMBA-AlUEO unit KHD yang biasa terasa lapang hari ini penuh sesak.

Menurut ibu Nurti Agus Susilawati, kepala unit biMBA-AlUEO KHD dalam sambutannya ; Kegiatan pentas baca dan mewarnai baru dilaksanakan hari ini setelah lebih dari dua tahun vakum karena adanya pandemi Covid-19. Vakum dua tahun sama sekali tidak menyurutkan semangat anak-anak biMBA, justru mereka tampak sangat antusias mengikuti rangkaian acara yang dibuka mulai pukul 08.00 WIB. Ibu Siti Adinda Sarah dan Ibu Nur Ahyana selaku MC seusai membuka acara memimpin tepuk semangat dan yel-yel anak biMBA yang diikuti oleh anak-anak biMBA dengan sangat semarak.

Perwakilan Kantor Pusat biMBA-AlUEO, bapak Wiwi Yunianto dalam kesempatan memberi sambutan menyampaikan pentingnya minat baca dan minat belajar. “ Minat Baca dan minat belajar merupakan penggerak seorang anak dalam mengikuti setiap pelajaran mulai dari awal mereka belajar hingga sepanjang hayat.” Selain hal tersebut perwakilan kantor pusat itu pun menyampaikan soal NISN. Menurut informasi yang
diterimanya dari testimoni orangtua murid saat pentas baca di unit lain, bahwa kedua anak orangtua murid tersebut saat mendaftar SD tidak ditanyakan soal NISN. Kedua anak orangtua murid tersebut hanya menjalani tes yang dilaksanakan SD tersebut.Hasil tes menyatakan kedua anak orangtua murid itu lulus dengan hasil yang memuaskan.

Dalam kesempatan berikut dua orangtua murid dalam waktu yang berbeda  memberikan testimoni mereka. Mereka adalah Bunda Annisa Rahma, ibunda dari Afifah Nahda Rafanda dan Bunda Tara Widyasari, ibunda dari Nazra Khalwa Almahyra. Pada prinsipnya kedua orangtua murid tersebut puas dengan hasil bimbingan dari biMBA-AlUEO.  Masing-masing anak-anak mereka mengalami perubahan yang cukup mengembirakan. Anak-anak mereka jadi begitu semangat melakukan kegiatan membaca.  Apa saja yang bisa dibaca akan dibacanya. Bahkan saat sedang berada di jalanan, papan reklame atau spanduk menjadi “santapan” bacanya.

Pentas baca dan mewarnai biMBA AlUEO unit KHD diselenggarakan pada hari Sabtu, 12 Nopember 2022. Acara yang digelar sejak bagi hingga tengah hari itu menampilkan serangkaian acara. Mulai dari mewarnai, pentas baca , sambutan, testimoni orangtua murid, berbagai hiburan baik yang ditampilkan oleh anak-anak murid dan para motivator termasuk kepala unit. serta hiburan badut. Sebagai penutup seluruh rangkaian acara adalah pembagian piala peserta dan foto Bersama. ( Wy)


Mewarnai gambar


   Sambutan  Wiwi Yunianto
                    Perwakilan Kantor Pusat                  


Bunda Annisa Rahma, 
ibunda dari Afifah Nahda Rafanda


Bunda Tara Widyasari.
ibunda dari Nazra Khalwa Almahyra



     Berfose bersama di atas panggung
                  seusai acara           .


   Berpose di boot karya
                Seniman Serba bisa Subandiyo Waluyo             








11 November 2022

Lulusan biMBA-AlUEO Mudah Diterima di Sekolah Dasar



Bagi bu Sutiana menitipkan dua orang anaknya mengikuti bimbingan di biMBA-AlUEO unit Poris Indah suatu hal yang sangat membantu. Karena Klarisa dan sebelumnya kakaknya Klarisa dapat berubah yang semula sangat aktif menjadi anak yang fokus dalam menerima pembelajaran.

Menurut bu Sutiana,  Klarisa jauh lebih (dalam menerima pembelajaran) dibanding teman sebayanya yang belajar di Lembaga Pendidikan lain. Klarisa sudah pandai membaca menjelang masuk SD. Bahkan saat tes masuk SD , Klarisa dapat mengerjakan tes tersebut dengan sangat baik dan dinyatakan diterima di SD, tanpa ditanyakan NISN ( Nomor Induk Siswa Nasional), begitu pun kakak dari Klarisa  sebelumnya.  Bu Sutiana pun menghimbau kepada orangtua murid lain. Agar tidak  khawatir anak-anak mereka tidak akan diterima di SD karena cuma belajar di biMBA saja. Klarisa dan kakanya adalah bukti bahwa lulusan biMBA dapat di terima di SD.

Senada dengan hal tersebut perwakilan kantor pusat  dalam sambutan sebelumnya menyatakan bahwa NISN akan diberikan saat anak sudah duduk di bangku SD, meskipun beberapa Lembaga Pendidikan sebelum SD yang dapat mengeluarkan NISN. Artinya NISN bukanlah syarat mutlak masuk SD, melainkan usia yang menjadi syarat utamanya. “Jika anak sudah berusia tujuh tahun, SD harus menerimanya”, begitu yang dikatakan oleh Wiwi Yunianto yang sehari-hari bertugas pada divisi Humas kantor pusat biMBA-AlUEO.

Dua pernyataan diatas disampaikan saat acara Pentas Baca dan Lomba Mewarnai yang diselenggarakan oleh biMBA-AlUEO unit Poris Indah, Tangerang, Banten. Acara yang digelar pada Sabtu, 15 Oktober 2022 bertempat di halaman sekretariat RW setempat dihadiri tidak kurang dari seratus delapan puluh anak murid beserta orangtua atau pendamping mereka. Selain itu ada juga tamu undangan yang berasal dari unit -unit biMBA yang berada di sekitar unit Poris Indah.

Pentas Baca dan Lomba mewarnai dibuka oleh para MC yaitu, Bu Nur Hikmah dan bu Cecil.  Acara berlangsung sejak pagi hingga tengah hari. Selain Pentas baca dan lomba mewarnai juga ditampilkan banyak acara oleh para murid dan para motivator serta kepala unit. Diantara rangkaian acara ada tari-tarian baik tradisional maupun modern, senam gemu fa mire, pembagian door prize juga penampilan badut serta sebagai penutup acara adalah penyerahan piala kepada para juara dan seluruh peserta.(Wy)


Testimoni Orangtua Murid, Ibu Sutiana

Bu Nur sebagai MC

Ibu Cecil sebagai MC









8 November 2022

Tumpanganku Tersambar Bus Tingkat



Saat ini kalau melihat foto bus PPD tingkat , jadi teringat peristiwa yang saya alami beberapa dasawarsa yang lalu. Saat itu Rabu malam di tahun 1993, tapi lupa tanggal dan bulannya. Malam itu sesaat setelah sholat Isya, saya menerima tugas dari store manager, Pak Riscal untuk mengambil sesuatu, mungkin es batu yang berbentuk kristal atau pun ayam potong yang sudah diproses di store Pasar Baru.

Kali pertama saya mengendarai motor di malam hari dan saat hujan turun cukup deras pula. Awalnya perjalanan dari Plaza Indonesia menelusuri jalan M.H Thamrin biasa-biasa saja. Jalan cukup licin oleh air hujan. lalu-lintas tak padat, cahaya lampu jalanan  pun cukup terang karena bertebaran sepanjang jalan, malam terkesan agak lengang. Perjalanan  sepeda motor berkepala kuda terasa tak  ada masalah melaju hingga mencapai bundaran Indosat atau patung kuda Arjuna  Tanding . Tapi Ketika sampai di jalan Merdeka Barat tepatnya di depan museum Nasional atau sering disebut juga museum Gajah, sebuah mobil sedan , kalau tak salah ingat berwarna putih berputar arah dengan sangat mendadak di depan sepeda motor yang saya kendarai. Saya kaget, secara spontan saya menginjak pedal rem. Karena saya cuma  gunakan rem belakang, maka akibatnya cukup fatal. Roda belakang terhenti, sementara roda depan seakan terus berputar, kondisi jalanan licin oleh air hujan. Motor pun sempat terseok. Tangan saya yang seharusnya menggemgam dengan erat ke stang sepeda motor,  terlepas karena kaget. Saya pun terjatuh, mungkin tepatnya tercecer di jalan Medan Merdeka Barat itu. Parahnya  sepeda motor berkepala kuda masih tetap berjalan ke arah kanan. Saya berusaha untuk segera bangun dan mengejar. . Namun belum sempat kaki saya melangkah, saya harus mengurungkan niat. Bus PPD bertingkat dengan No.70 trayek Blok M – Kota dengan cukup cepat melaju dan menghantam bagian belakang sepeda motor berkepala kuda itu. Masih beruntung langkah saya terhenti sehingga saya tak sempat tersambar juga., Alhamdulillah….

Sekuat tenaga saya mengayunkan langkah kaki sambil kedua tangan terangkat dan telapak tangan terbuka, meminta supir bus menghentikan laju kendaraannya. Saya dibantu beberapa orang SATPAM dari pos jaga museum nasional berupaya membangunkan sepeda motor itu. Mesin sepeda motor itu mati, saya berupaya menghidupkan secara manual, Alhamdulillah sekali lagi, mesin hidup. Saya cek beberapa bagian dari sepeda motor, setelah saya yakin sepertinya baik-baik saja. Saya pun meminta supir bus itu untuk bergerak meninggalkan tempat.

Dibantu beberapa SATPAM yang tadi menolong , saya menepikan sepeda motor ke pos jaga. Saya diberikan segelas air teh hangat oleh seorang SATPAM lain yang sejak tadi  tetap berada di pos jaga. Beberapa pertanyaan dilontarkan secara bergantian oleh beberapa SATPAM. Setelah mereka yakin saya tidak mengalami hal serius, maka mereka pun mengizinkan saya meninggalkan tempat. Saya pun menyampaikan ucapan terima kasih. Kemudian melanjutkan tugas, menembus derasnya  hujan dan hawa dingin  di bawah cahaya lampu penerangan jalan menuju store Pasar Baru. (Wy).


Inilah sepeda motor berkepala kuda itu




 

1 November 2022

Buku Skripsi untuk biMBA-AlUEO





Kemarin, Senin, 24 Oktober 2022 di meja kerja saya tergeletak paket. Agak penasaran sih, dari siapa paket itu? Selain jarang sekali saya pesan sesuatu melalui pembelian on line dan memang beberapa hari belakangan rasanya tak ada pesan.
Setelah saya baca pengirimnya barulah saya tau. Bahwa pengirim paket itu adalah seorang mahasiswi. Beberapa waktu lalu mahasiswi tersebut melakukan penelitian sebagai bahan skripsinya.
Adalah Thania Arisandi seorang mahasiwi dari STIKOM PROSIA mengajukan permohonan untuk mengadakan penelitian pada akhir Mei 2022 yang lalu. Setelah saya sampaikan kepada pimpinan, permohonan itu pun dapat diterima dan dilaksanakan.
Sesuai aturan setiap yang melakukan penelitian sebagai bahan skripsi. Maka copy dari buku skripsi itu harus ditinggalkan di kantor pusat biMBA-AlUEO. Hal ini sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah melakukan penelitiannya di biMBA-AlUEO baik di kantor pusat atau di unit pasif maupun di unit aktif. (Wy)


Buku Skripsi

Sesaat setelah penyerahan surat izin penelitian.




 

15 Juli 2022

Gerak Cepat Tim PMR Barunawati 











Satu tim Palang Merah Remaja Barunawati yang terdiri dari delapan siswi SMA dengan gesit dan cekatan bergegas menuju ke lapangan. Satu orang siswa SMA Barunawati terkapar setelah bertabrakan dengan lawan main futsalnya. Awalnya diduga bagian kepala korban yang terluka. Beberapa anggota tim PMR akan membalut bagian kepala. Namun korban yang memang tidak pingsan berseru bahwa kakinyalah yang harus ditangani. Maka dengan cekatan anggota tim PMR tersebut melakukan tugasnya dengan trampil. Sebagian anggota tim yang lain menyiapkan tandu bambu.

Tidak butuh waktu lama, korban pun selesai dibalut dengan rapi. Persoalan belum selesai yaitu memindahkan korban dari tanah lapang ke atas tandu. Mengingat seluruh anggota tim PMR adalah perempuan dan dengan ukuran tubuh masing-masing tak sebesar korban. Untunglah korban yang dalam keadaan terjaga penuh dapat menggeserkan tubuhnya  dari tanah lapang ke atas tandu walau dengan cara yang tak mudah. Maka tahap berikut adalah mengevakuasi korban dari tanah lapang ke pinggir lapangan untuk mendapat pertolongan selanjutnya.

Sementara suasana lapangan sekolah yang multi fungsi itu  masih penuh dengan para siswa sekolah Barunawati dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK . Mereka memang sedari awal menonton pertandingan futsal internal tim futsal SMA Barunawati. Suasana yang semula riuh reda oleh tepuk-tangan dan sorak-sorai menyaksikan serunya pertandingan, kini tak kalah riuhnya. Suara teriakan , sorak-sorai dan tepuk tangan berbaur melihat korban yang senyum-senyum kadang tertawa saat dievakuasi ke pinggir lapangan dengan ditandu oleh anggota tim PMR. Ada pula suara penonton yang setengah berteriak “ Ya, keberatan  ya ….?” Mengomentari tim yang terlihat kesulitan saat menggotong tandu berisi korban.

Peristiwa itu adalah simulasi penanganan  korban kecelakan tabrakan antara pemain futsal. Simulasi tersebut hasil kolaborasi antara tim PMR dan futsal SMA Barunawati Jakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 14 Juli 2022. (wy)






8 Maret 2022

Sumbangsih Untuk Kalianyar

 


Menjelang tengah hari pada hari Rabu, 2 Maret 2022 tim Humas biMBA-AlUEO Kantor Pusat tiba di biMBA-AlUEO Unit Kalianyar yang sudah berpindah  lokasi beberapa puluh meter dari lokasi semula yang belum lama ini  ikut hangus terbakar. Tim Humas disambut oleh dua orang murid biMBA-AlUEO beserta masing-masing orangtua mereka dan mitra biMBA-AlUEO unit Kalianyar, Bapak Bambang Winarko beserta istri yang sekaligus sebagai kepala unit. Selain penyambutan dari mereka , Tim Humas juga disambut oleh turunnya hujan, walau pun tidak begitu deras.

Setelah sesaat beramah tamah, Kepala Adm Humas biMBA-AlUEO pun memberi penjelasan terkait donasi yang akan segera diserahkan kepada komunitas biMBA yang ikut menjadi korban di akhir bulan Januari 2022 di daerah kelurahan Kaianyar, kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Penjelasan tersebut berisi asal donasi, yaitu dari Yayasan Pengembangan Anak Indonesia sebagai penaung biMBA-AlUEO berupa beasiswa bagi murid biMBA serta logistik biMBA-AlUEO unit Kalianyar juga donasi yang berasal dari komunitas biMBA-AlUEO, yaitu para mitra, relawan dan orangtua murid biMBA-AlUEO berupa uang tunai yang nantinya dapat dipergunakan berbagai kebutuhan para penerima donasi.

Penyerahan donasi dari Yayasan Pengembangan Anak berupa voucher beasiswa dilaksanakan oleh Kepala Adm Humas, Wiwi Yunianto kepada dua orang anak murid, yaitu Afrizal Rohimawilah dan Linkia Kinan Syahannia yang diterima oleh orangtua masing-masing.  Sementara voucher logistik diserahkan kepada mitra biMBA-AlUEO unit Kalianyar, Bapak Bambang Winarko. Besarnya voucher beasiswa masing-masing murid menerima Rp. 1.500.000,- ( Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan  voucher logistic untuk biMBA-AlUEO unit Kalianyar sebesar Rp. 2000.000,- ( Dua Juta Rupiah).

Sementara penyerahan donasi dari komunitas biMBA-AlUEO berupa uang tunai dilaksanakan oleh salah satu staf Humas, Isti Aulia Giri Anjani kepada masing-masing murid yang diterima oleh masing-masing orangtua mereka sebesar Rp. 2.235.000,- ( Dua Juta Dua Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) dan kepada Bapak Bambang Winarko, mitra biMBA-AlUEO unit Kalianyar sebesar Rp.2.980.000,- ( Dua Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah). Sesuai dengan sertifikat yang diserahkan kepada masing-masing penerima donasi. Namun karena ada donasi yang masuk sesaat tim Humas akan berangkat dari ke kantor ke Kalianyar, artinya sertifikat donasi telah selesai dicetak dan dilaminating, maka penyerahan donasi susulan tersebut ditandai dengan tanda terima saja sebesar masing-masing Rp. 100.000,-(Seratus Ribu Rupiah). Dan pada hari Jumatnya, karena hari Kamis bertepatan dengan hari Nyepi, libur nasional bahwa ada donasi yang masuk kembali rencananya akan disalurkan kembali dalam  pekan berikutnya.

Baik orangtua murid penerima donasi dan mitra biMBA-AlUEO Unit Kalianyar  sangat berterima kasih kepada para donatur. Donasi tersebut dirasa sangat membantu mereka. Sebelum Tim Humas pamit meninggalkan tempat untuk kembali ke kantor,  beberapa kali baik orangtua murid dan mitra meminta Tim Humas untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur. ( Wy )





17 Februari 2022

 

          Peresmian Gedung Kantor Sekretariat RW 016                 Palmerah Jakarta Barat



Palmerah, Rabu, 16  Februari 2022

Tepat pukul 09.19 WIB, Bu Evi, selaku MC membuka acara dengan pembacaan Basmallah yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilakukan oleh semua yang hadir. Begitu hikmat terasa. Kecuali Indonesia,  tak banyak negara di dunia yang rakyatnya begitu hapal lagu kebangsaannya.

Acara berlanjut dengan sambutan-sambutan mulai dari Ketua RW 016. Bapak Ahmad Sauqi, SE yang menekankan fungsi tiga pilar dari Kantor sektretariat RW, yaitu kantor BABINSA, BABINMAS dan kesektretariatn RW 016 sendiri itu sendiri. Sambutan selanjutan dari Bapak Muhammad Adnan, selaku LMK kelurahan Palmerah dari RW 016. Sambutan terakhir dari Komandan Komando Rayon Militer 03/GP, Kapten Infantri Sriyanto. Danramil menekankan fungsi sektretariat selain untuk kepentingan layanan kepada masyarakat tetapi lebih jauh  sebagai pengabdian terhadap bangsa dan negara.

Setelah sambutan-sambutan selesai berlanjut dengan peresmian penggunaan gedung, ditandai dengan pengguntingan pita secara bersama oleh Ketua RW 016 dan Danramil 03/GP. Pembukaan tabir prasasti oleh Danramil kemudian Danramil pun membuka  pintu yang selanjutnya kunci pintu Gedung tersebut diserahkan oleh Danramil kepada Ketua RW 016 sebagai tanda bahwa Gedung Kantor  Sekretariat RW016 sudah dapat digunakan sebagaimana fungsinya. Sebelum acara ditutup oleh MC, Bu EVI, diadakan satu acara lagi yaitu pemotongan tumpeng oleh Danramil yang kemudian diserahkan kepada salah satu tokoh masyarakat RW 016, yaitu bapak Sumardjono.

Setelah acara ditutup secara remi, tinggallah para hadirin menikmati hidangan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara acara Peresmian Gedung Sektretarian RW 016. Acara itu sendiri cukup meriah karena dihadiri oleh bukan saja pimpinan Rukun Warga 016 beserta jajarannya, namun juga berkenan hadir Ketua RW 03 dan Ketua RW 04 beserta jajarannya masing-masing dan tetntu saja kehadiran Danramil 03/GP beserta jajarannya merupakan kehormatan tersendiri bagi acara tersebut. Selesai

Bu Evi, selaku MC membuka acra peresmian Gedung Kantor Sekretariat RW 016


Ketua RW 016, Bapak Ahmad Sauqi, SE

Bapak Muhammad Adnan, LMK Kelurahan Palmerah dari RW 016


Komandan Komando Rayon Militer 03/GP, Kapten Infantri Sriyanto


Pengguntingan pita bersama oleh Ketua RW 016 dan Danramil 03/GP
sebagai tanda resminya penggunaan Gedung Kantor Sekretariat RW 016


 Pembukaan tabir prasasti Gedung Sekretariat RW 016


                                               Penyerahan potongan tumpeng dari Danramil 03/GP                                                             kepada tokoh masyarakat RW 016 Bapak Sumardjono