Halaman

25 November 2022

Hari Guru di R.A. Al Jaronah

 


Sesampai di sekolah anak saya yang duduk di kelas sebelas (di zaman saya dulu kelas dua SMA), saya belum paham kenapa di lapangan sekolah itu berdiri tenda seperti akan ada acara. Selain itu terdengar cukup keras dari sound system  lagu Hymne Guru. Sepulang mengantar, saya pun belum paham, sesekali berpapasan atau melihat anak-anak sekolah yang membawa bucket yang berisi makanan ringan seperti coklat atau uang kertas yang dibentuk seperti bunga. Begitu indah bunga uang kertas itu, tentu yang membuatnya dengan segenap rasa simpati.

Saat mengantar anak bungsu saya yang masih duduk di bangku TK atau RA ( Raudhatul Athfal), barulah saya paham kalau hari ini Jumat, 25 Nopember 2022 adalah peringatan Hari Guru Indonesia.  Orangtua murid di RA anak saya pun mempersiapkan acara yang cukup surprise . Rencana mereka akan memberikan karangan bunga yang dibentuk dari uang kertas pecahan lima ribuan. Ada empat guru dan kepala sekolah. Jadi ada lima karangan bunga terbuat dari uang kertas yang telah disiapkan.

Saat menjelang pulang sekolah, para orangtua murid yang semuanya kaum ibu “menerobos’ masuk kelas,mengucapkan selamat Hari Guru sekaligus menyerahkan karangan bunga tersebut. Suasana seketika berubah jadi haru. Bahkan satu orang guru sempat larut dalam perasaan. Mungkin bu Guru Eva tak menyadari kalau  air matanya meleleh membasahi pipinya. Tapi anak-anak RA Al JARONA justru bergembira dalam suasana. Mereka menyampaikan ucapan selamat kepada para guru dan kepala sekolah. (Wy)




20 November 2022

Kabar dari Kota Serang Banten

 



Serang – Apa kabar dari kota Serang Banten? Tantangan utama yang dihadapi oleh hampir semua pengelola biMBA-AlUEO di berbagai daerah adalah belum sampainya informasi perihal biMBA-AlUEO pada calon orangtua murid dan masyarakat secara umum. Tantangan ini pulalah yang selama ini dihadapi oleh Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy sebagai pengelola biMBA-AlUEO Motivator Mandiri Kebon Jahe, Serang, Banten.

Lokasi yang strategis di jantung kota Serang, Banten, lebih tepatnya di Jalan KH. Abdul Hadi No. 105 samping Hotel Ratu Kebon Jahe Serang, kelurahan Cipare, kecamatan Serang, Kota Serang, Banten dengan nomor telepon : 0254 9142 177, tidak serta merta membuat biMBA-AlUEO Unit ke-619 Kebon Jahe tersebut lantas terkenal dan dibanjiri calon orangtua murid untuk mendaftarkan anaknya di sana. Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy harus berjuang sangat keras untuk mensosialisasikan sejak dibukanya unit tersebut pada 6 Oktober 2012 hingga detik ini.

Berbagai upaya dan kegiatan pun dilaksanakan, mulai dari pentas baca di unit hingga touring seperti outbound, juga beberapa kali mengadakan kerjasama dengan pihak lain dalam penyelenggaraan pameran di pusat-pusat perbelanjaan di kota Serang.

“Pemahaman orangtua pada umumnya keliru terhadap biMBA-AlUEO. Mereka mengira biMBA-AlUEO adalah calistung yang berorientasi pada hasil atau kemampuan. Padahal orientasi biMBA-AlUEO pada prosesnya yang menyenangkan bagi anak serta bimbingan minat. Sementara kemampuan adalah dampak dari hasil yang berupa minat,”demikian yang diterangkan Ibu Deasy kepada penulis.

Tidak ada usaha yang tidak menghasilkan sesuatu, begitu juga dengan usaha sangat keras Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy yang juga didukung oleh keluarga besarnya. Kini biMBA-AlUEO cabang ke-619 Unit Kebon Jahe telah menampakan perkembangannya. Meskipun tidak melesat, namun perkembangan cukup berarti, kini jumlah murid ada tujuh puluh anak dengan tiga orang motivator sebagai pembimbing dan ada tiga ruang kelas. Saat ini tengah dipersiapkan satu ruang kelas untuk English biMBA.

“Harapan kami biMBA-AlUEO yang kami kelola terus berkembang dan memberikan banyak manfaat untuk dunia pendidikan Indonesia ,” kata Bu Deasy, “Dan bisa buka cabang baru,” kata Pak Abdu Ra’uf menambahkan dan diaminkan oleh sang istri.

Kerja keras yang dilakukan oleh Bapak Abdu Ra’uf dan Ibu Deasy suatu saat bukan perkara yang mustahil, jika di masa mendatang sebaran unit biMBA-AlUEO di tiap wilayah rukun warga/RW akan terwujud. Sehingga di wilayah Serang Banten tidak ada lagi anak usia dini yang tidak dibiMBAkan. Aamiin! (Wy/10 Februari 2015)

Pak Abdur Rouf dan Bu Desy di antara para motivator

Pentas Baca


Flaying Fox

Kegiatan di luar kelas