Halaman

6 Januari 2025

Petualangan Gowes ke Wilayah Barat

 



Seru, Menantang, dan Penuh Kejutan


Ahad pagi yang cerah menjadi momen tak terlupakan bagi sembilan goweser yang memulai perjalanan mereka menuju wilayah barat Jakarta. Terdiri dari SW, Al, UD, ML, WY, PY, Ou, An, dan AC, rombongan ini mengawali kegiatan dengan semangat tinggi. Namun, perjalanan mereka kali ini tidak hanya diwarnai oleh serunya melintasi berbagai rute, tetapi juga beberapa insiden dan tantangan yang membuat pengalaman semakin berkesan.

Dua anak usia SD, Bc dan Ra, sempat ingin bergabung dalam rombongan. Namun, ML dengan bijak memberikan nasihat agar mereka tidak ikut, mengingat jarak yang jauh, medan yang sulit, serta risiko kelelahan. Setelah sesi foto bersama untuk mengabadikan momen, perjalanan pun dimulai.


Perjalanan yang Penuh Dinamika

Dari gang-gang kecil hingga jalan KH. Syahdan dan Kebon Jeruk Raya, rombongan mulai mengayuh pedal dengan penuh semangat. Namun, tidak lama berselang, satu peserta harus kembali ke rumah untuk mengambil barang yang tertinggal. Hal ini membuat rombongan terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok depan terdiri dari Al, WY, dan SW, sementara sisanya berada di kelompok belakang.

WY, yang berada di kelompok depan, menyadari adanya perbedaan jarak yang signifikan. Dengan bijak, dia memutuskan untuk berhenti di pertigaan Jalan Panjang guna menunggu rombongan belakang. Setelah menanti sekitar 10-15 menit, kelompok kedua akhirnya muncul, tetapi tanpa PY yang memutuskan kembali ke rumah. Kelompok yang sudah lengkap (tanpa PY) pun melanjutkan perjalanan bersama.

                                                          Insiden di Lampu Merah

Perjalanan berlanjut melewati perempatan Srengseng dengan medan berkelok, mendaki, dan menurun. Di lampu merah, rombongan berhenti menunggu lampu hijau. Di sini, sempat terjadi insiden kecil yang membuat jantung berdegup kencang. Ou, yang mencoba menyalip sebuah mobil, hampir terlibat tabrakan. Beruntung, sopir mobil sigap menginjak rem sehingga situasi tetap terkendali. Setelah memastikan semuanya baik-baik saja, rombongan melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

Menikmati Sejuknya Jalanan Kedoya

Setelah melewati jembatan penghubung wilayah Kebon Jeruk dengan Kedoya, rombongan menemukan jalanan yang rindang dengan pepohonan hijau. Nuansa sejuk dan segar membuat perjalanan terasa menyenangkan, meski berada di tengah kota. Mendekati Kantor Walikota Jakarta Barat, rombongan kembali terpisah menjadi dua. SW, AC, dan WY tertinggal di belakang, sementara rombongan lain sudah tak tampak. Usaha komunikasi yang menguras kesabaran akhirnya berhasil menyatukan mereka kembali.

Di depan pintu gerbang Kantor Walikota, kelompok pertama yang sudah menunggu menyambut rombongan belakang. Mereka pun beristirahat sejenak, mengabadikan momen dengan berfoto-foto, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tiba di Tujuan: Taman Wujaya Kusuma

Rombongan akhirnya tiba di destinasi utama, Taman Wujaya Kusuma, Semanan, Jakarta Barat. Meskipun perjalanan ini diwarnai dengan berbagai tantangan, mulai dari terpisahnya rombongan hingga insiden kecil di jalan, semangat kebersamaan para goweser tetap terjaga hingga akhir.

Gowes kali ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang mempererat persaudaraan dan menikmati keindahan kota Jakarta yang sering luput dari perhatian. Sampai jumpa di petualangan gowes berikutnya! 


Dua orang anak SD akhirnya ikut para goweser dalam berfoto

Berhenti sejenak untuk mengecek, mana tau transferan telah masuk,,,,

Inginnya seolah-olah di tepi sungai dalam kota den Hag...

Cari TU ( tempat uuuueenaaak) buat menikmati cemilan.

Keren..banget berpose di tepi danau Toba.....hi...hi...hi....


Maksi butuh dan perlu.


Seusai sholat zhuhur.



















1 komentar:

  1. kenapa nama pesepedanya disamarkan? jadi seperti pelaku tindak kriminal 😀😀😂

    BalasHapus