Halaman

13 Januari 2025

Gowes Bareng Memunculkan Solidaritas di Tengah Perjalanan


Ahad, 12 Januari 2025, rombongan goweser yang baru saja menikmati perjalanan dari Eco Park melanjutkan rute mereka melintasi aspal di kawasan Tebet, tepatnya di Jalan Raya Sahardjo. Namun, perjalanan yang awalnya lancar berubah menjadi sedikit menantang saat salah satu sepeda anggota rombongan mengalami masalah teknis. Tepat di depan komplek perumahan AKABRI, rombongan terpaksa berhenti untuk menangani sepeda yang macet dan tidak bisa digerakkan.

Para goweser dengan sigap memeriksa kondisi roda belakang sepeda tersebut. Meski telah berulang kali melepas dan memasang roda belakang, masalah tetap belum teratasi. Setelah diskusi, diputuskan untuk membongkar as roda belakang. Ternyata, penyebab utama masalah adalah mur yang macet dan tidak bisa dilepas. Sayangnya, kunci pas ukuran 16 yang diperlukan tidak tersedia, sehingga rombongan mencoba meminta bantuan ke bengkel sepeda motor di sekitar lokasi. Namun, montir di sana menyatakan tidak bisa membantu.

Setelah bertanya kepada beberapa warga sekitar, rombongan akhirnya sepakat membawa sepeda tersebut ke bengkel sepeda yang jaraknya cukup jauh. Karena roda belakang hanya terpasang sementara, sepeda tidak bisa dikendarai. Pemilik sepeda pun berjalan sambil menuntun sepedanya, diikuti oleh beberapa anggota rombongan lainnya yang turut berjalan menuntun sepeda mereka. Sementara itu, dua goweser mengambil inisiatif untuk melaju lebih dulu guna mencari lokasi bengkel yang dimaksud.

Tak lama kemudian, dua goweser yang mendahului berhasil menemukan bengkel sepeda dan memberi arahan kepada rombongan. Sesampainya di bengkel, montir langsung menangani kerusakan sepeda. Setelah memeriksa kondisi roda belakang, montir menawarkan penggantian as dan gotri. Pemilik sepeda, yang akrab disapa Oe, memutuskan untuk mengganti gotri dengan bearing atau klaher demi kualitas yang lebih baik.

Proses perbaikan sepeda memakan waktu sekitar setengah jam. Selagi menunggu, salah satu goweser memanfaatkan waktu untuk mengisi perut dengan makan bubur, mengaku sudah tidak tahan lapar. Setelah sepeda selesai diperbaiki, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir mereka. Namun, sebelum pulang ke rumah masing-masing, mereka sepakat untuk mampir terlebih dahulu ke warung burjo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Di sana, dua goweser yang sempat melaju lebih dahulu sudah menunggu rombongan.

Perjalanan kali ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momen yang memperlihatkan solidaritas di antara para goweser. Saling membantu dalam menghadapi masalah di tengah perjalanan menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam komunitas ini. (Wy)


Cofee break di dalam Eco Park

Persiapan pulang 

Akhirnya masuk bengkel

Berpose di depan burjo









 


 

1 komentar: