Halaman

16 September 2015

Berlebaran di Bekasi

Berlebaran dibawah atap darurat, tapi tetap terasa silaturahminya

Tahun-tahun sebelumnya kumpul lebaran sanak saudara dari garis ibu selalu diadakan di rumah Bude Sri, karena beliaulah yang paling sepuh, anak pertama dari almarhum Mbah Mardio Utomo dan Almarhummah Mbah Siti Aminah, namun mulai tahun ini sepertinya tidak lagi di sana, karena Bude Sri telah menghadap sang Khaliq beberapa minggu menjelang bulan suci di tahun ini. Sehingga kumpul Lebaran pun dipindahkan ke rumah Pakde Sunarto, tapi seringnya aku memanggil beliau Pakde Yatmo. 

Ide pindah tempat kumpul lebaran memang atas usulanku. Kupikir tepatlah rumah tinggal Pakde Sunarto yang menjadi titik kumpul. 

Semula aku ingin membantu menyediakan terpal sebagai atap bongkar -pasang/portable yang akan di pasang di samping rumahnya sebagai tempat berkumpul jika nanti di dalam rumah tak dapat tertampung. Keinginanku itu sepertinya tak dapat terwujud di tahun ini, mudah-mudahan di tahun depan Allah masih mengizinkan aku dapat menlaksanakan keinginanku itu. Jadi aku hanya membantu biaya sekedarnya saja. Tetapi soal tenda bukan berati gagal, tanpa kutahu dari mana asalnya, area di samping rumah Pakde Sunarto terpasang juga atap bongkar -pasang seadanya. Alhamdulillah !

Sanak saudara yang hadir pada hari kedua lebaran, seperti halnya tahun-tahun lalu, Sabtu, 18 Juli 2015 selain anak, menantu dan para cucu dari Pakde Yatmo-Bude Dami, juga dari para cucu almh Bude Sri dari Almh Mba Iis - Mas Prayit, keluarga ibu-ayahku, serta anak , menantu dan cucu. Dari keluarga ibuku cucu yang tak hadir ada dua, mereka anak-anak dari adikku Slamet-Uni, yaitu Rani dan Ria. Sementara dari keluargaku semuanya hadir, aku, Tari, kedua anakku Ridwan dan Arief. Sementara Patno hadir dengan Yanti, istrinya. 

Kelurga Le Kesih- Le Kuat hampir semuanya hadir, anak, menantu dan para cucu, cuma Widji, anak perempuan Le Kesih tak ikut hadir, karena harus kerja hari itu.

Ada lagi keluarga adik ibuku yang hadir yaitu Le Srini berserta suami dan anak lelaki semata wayangnya.  (Wy)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar