Penulis : Wiwi Yunianto
Manusia adalah
makhluk sosial artinya manusia selalu membutuhkan kehadiran manusia lainnya
dalam mencapai tujuannya. Dalam ukuran kecil manusia sangat membutuhkan
kehadiran manusia lain mulai sebagai teman, sahabat maupun pasangan hidup guna
melengkapi satu sama lain , karena pada dasarnya setiap manusia memiliki kekurangan
di samping kelebihan itulah kesempurnaan manusia.
Karena manusia
tidak mungkin dapat hidup di dunia ini seorang diri. Manusia membutuhkan
manusia lain baik dalam hubungan pertemanan , berkelompok, berserikat,
berpartai, bahkan bernegara guna mencapai tujuan-tujuan hidupnya. Manusia di
samping sebagai makhluk sosial juga sebagai makhluk individu. Manusia sebagai
makhluk individu atau mahluk pribadi memiliki keakuan atau dalam bahasa lain egois.
Manusia memiliki rasa ingin diakui, ingin sendiri, ingin segala sesuatu
berpulang pada dirinya.
Manusia ingin
memiliki sesuatu yang sempurna, ingin memiliki hubungan pertemanan, memilki
kelompok, serikat, pemerintahan yang sempurna. Sehingga jika terjadi sesuatu
yang menurut keakuannya tidak sesuai, dia akan melakukan tindakan yang
terkadang di luar nalar dan akalnya.
Dalam ukuran
hubungan kecil antar manusia, pertemanan atau persahabatan. Tiap manusia ingin
memiliki teman , sahabat atau pasangan dengan ukuran dan kadar yang menurut
pendapatnya sempurna secara fisik atau pun prilaku. Dia haruslah tampan, gagah,
kalau dia laki-laki, sebaliknya jika dia perempuan haruslah dia cantik, manis,
lemah lembut disamping itu dia haruslah pandai, cerdas dan berprilaku baik
serta mau atau bersedia menerima dirinya
apa adanya, yang satu ini tanda keakuan manusia. Orang lain harus sempurna
tanpa kekurangan apalagi cacat, akan tetapi orang lain haruslah merima dirinya apa
adanya. Sungguh ini keakuan atau egois.
Begitu pun jika memiliki idola, kelompok atau pemerintahan, inginnya sangat
sempurna tanpa cela atau kekurangan sedikit pun.
Khusus dalam
hubungan pertemanan atau persahabatan, inginnya hubungan berjalan mulus-mulus
saja tanpa ada kendala yang terjadi. Padahal tak ada cerita atau kisah hidup
macam itu. Terkadang kendala dalam kehidupan membuat orang menjadi tegar,
pandai dan kuat. Sering kali jika terjadi suatu hal yang dirasakan tidak
menyenangkan oleh salah satu pihak atau keduanya dalam hubungan pertemanan atau
persahabatan, maka tak jarang hubungan itu akan berakhir dengan tidak
baik. Bagai pepatah lama mengatakan:” Panas setahun terhapus oleh hujan
sehari”, hubungan pertemanan atau persahabatan baik yang telah terjalin begitu
lama dapat putus atau hancur hanya
karena suatu kesalahan yang sebenarnya dapat dimaafkan dan diperbaiki. Sikap
ini juga menandakan bahwa manusia makhluk individu dengan sifat keakuan atau egois. Selesai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar