Halaman

21 Februari 2019

Pentas Baca & Pentas Seni biMBA-AlUEO Unit Basmol




Sabtu, 16 Februari 2019 bertempat di sebuah restauran keluarga siap saji di daerah Kedoya Jakarta Barat, biMBA-AlUEO Unit Basmol bekerjasama dengan restauran tersebut menyelenggarakan            Pentas Baca & Lomba Mewarnai. Murid-murid biMBA-AlUEO dari unit Basmol yang mengikuti acara berjumlah 115 anak yang masing-masing didampingi oleh orangtua mereka, bahkan tak sedikit adik mau pun kakak di antara mereka yang hadir. Disamping itu ada juga para undangan.
Sesuai dengan judulnya, acara ini ada dua pentas yaitu Pentas Baca dan Pentas Seni yang di tampilkan oleh anak-anak biMBA-AlUEO, salah satu pentas seni yang ditampilkan adalah Tari Topeng. Tarian dari daerah Betawi/Jakarta yang ditampilkan oleh alumni biMBA yang saat ini sudah duduk di bangku sekolah dasar.

Sementara itu Pentas Baca terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan level mereka di kelas, yaitu level 1, 2,3 dan 4. Pentas baca sendiri menampilkan materi perlevel tersebut.

Sambutan oleh Kepala unit dan  Kepala Divsi Humas biMBA-AlUEO Kantor Pusat juga mewarnai acara yang cukup meriah tersebuut. Dalam sambutannya, Bu Vivi Kepala Unit biMBA-AlUEO Basmol menyampaikan bahwa  tujuan diselenggarakannya acara ini sebagai sosialisasi biMBA kepada orangttu/wali murid. Karena tidak semua orangtua murid faham apa itu biMBA. Rata-rata mereka, orangtua/wali murid  memahami biMBA sebagai les atau kursus baca.

Di samping itu juga penyelenggaraan acara ini sebagai sarana melatih keberanian anak tampil di depan orang banyak dengan pentas baca. Dan melatih kreatifitas mereka, tambah Bu Vivi.Sambutan yang berlangsung sekitar 10 menit itu, kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala Divisi Humas, Wiwi Yunianto

Dalam sambutan tersebut Wiwi Yunianto menyampaikan bahwa biMBA-AlUEO bukanlah les atau kursus baca, tetapi bimbingan minat baca, di mana tiap murid biMBA dibimbing agar memiliki minat baca dan belajar. Sehingga nantinya tiap murid biMBA yang lulus akan memiliki minat baca dan belajar yang tinggi. “ Belajar bukanlah beban atau suatu hal yang harus ditakuti, tetapi sebuah tantangan yang harus dijawab,” begitu tegasnya.

Selama berlangsungnya acara pentas baca ini tampak antusias anak-anak dan juga para orangtua mereka yang mendampingi. Terlihat antusias tersebut adalah makin majunya barisan orangtua murid mendekati panggung.

Menjelang penutpan acara dilangsungkan pembagian hadiah dan piala bagi para juara dan seluruh peserta. Acara yang dibuka oleh dua orang MC ygang merupakan staf dari  restauran tersebut, juga ditutp oleh mereka. Namun acara tidaklah ditutup dengan sebenarnya, secara tidak resmi sesi foto-foto pun berlangsung. ( Wy)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar